Sebagaimana diwartakan oleh DER SPIEGEL, aktris sekaligus komedian asal Amerika Serikat Rosie O'Donnell menunjukkan solidaritas mendalam dengan merilis sebuah video emosional bersama para penyintas kejahatan seksual.
Berdasarkan laporan media tersebut, O'Donnell mengajak para korban dari jaringan kriminal mendiang Jeffrey Epstein untuk membawakan lagu feminis klasik karya Helen Reddy yang berjudul I Am Woman.
Dalam unggahan di akun Instagram pribadinya, ia menjelaskan bahwa inisiatif tersebut lahir sebagai bentuk protes keras atas keraguan penegak hukum terhadap kelanjutan penuntutan kasus pelaku pelecehan.
Related Stories
Suka dengan Artikel Ini?
Dapatkan lebih banyak cerita menarik dengan berlangganan newsletter kami. Gratis!
Subscribe"Saya menghubungi beberapa penyintas Epstein dan meminta mereka bernyanyi bersama membawakan lagu penuh kekuatan ini," ungkap O'Donnell dalam keterangannya.
Melalui video yang dirilis tepat setahun setelah desakan pembukaan dokumen pengadilan kasus Epstein, O'Donnell memberikan apresiasi tinggi kepada para wanita yang dianggapnya sebagai pahlawan perubahan dunia.
"Kalian semua adalah pahlawan, dan kalian akan mengubah cara dunia menangani kasus pelecehan seksual terhadap anak," puji O'Donnell kepada para korban yang hadir.
Kasus Jeffrey Epstein sendiri mencuat setelah sang multimiliarder terbukti menjalankan jaringan kejahatan dan eksploitasi terhadap anak di bawah umur yang melibatkan banyak kalangan berpengaruh.
Meskipun Epstein telah meninggal dunia di sel tahanan pada Agustus 2019 silam, gaung pencarian keadilan dan desakan transparansi berkas perkara hingga kini terus disuarakan oleh para korban dan publik.
Selain menyoroti kasus Epstein, O'Donnell dalam beberapa kesempatan juga blak-blakan mengenai alasan kepindahannya ke luar negeri karena dinamika politik Amerika Serikat serta hubungannya yang panas dengan Donald Trump.