Sebagaimana diwartakan oleh iNews, aksi demonstrasi ratusan warga yang menuntut Bupati Gowa Sitti Husniah Talenrang untuk mundur dari jabatannya di depan Kantor Bupati Gowa, Sulawesi Selatan, pada Jumat sore berakhir dengan kericuhan.
Mengutip laporan media, massa yang merasa emosi sempat terlibat aksi saling dorong dengan petugas keamanan ketika berusaha menerobos masuk ke dalam area halaman kantor dinas.
Berdasarkan laporan, kekecewaan para pengunjuk rasa semakin memuncak setelah mengetahui bahwa Bupati Gowa Sitti Husniah Talenrang sedang tidak berada di tempat untuk menemui mereka secara langsung.
Related Stories
Suka dengan Artikel Ini?
Dapatkan lebih banyak cerita menarik dengan berlangganan newsletter kami. Gratis!
SubscribeSebagai bentuk ekspresi penolakan yang keras, massa aksi kemudian merantai serta menggembok gerbang utama Kantor Bupati Gowa dari luar agar tidak bisa diakses.
Tidak hanya menyegel fasilitas tersebut, pengunjuk rasa juga membakar poster dan foto Bupati Gowa Sitti Husniah Talenrang di tengah jalan sebagai simbol hilangnya kepercayaan masyarakat.
Koordinator aksi bernama Indra menyatakan bahwa unjuk rasa ini merupakan gelombang kedua dengan pengerahan massa yang jauh lebih besar daripada aksi sebelumnya.
Dikutip dari sumber berita, Indra menegaskan "Aksi ini adalah bentuk penolakan tegas warga terhadap kepemimpinan Husniah Talenrang. Kami menuntut agar Bupati Gowa segera meletakkan jabatannya demi memulihkan kondusivitas daerah".
Setelah tidak kunjung mendapat tanggapan dari jajaran Pemerintah Kabupaten Gowa hingga Jumat sore, massa akhirnya membubarkan diri secara tertib di bawah pengawalan ketat aparat.