Berdasarkan laporan Serambi Indonesia, Solidaritas Beut dan Dike atau yang dikenal sebagai Sobek sukses menggaungkan shalawat serta syair Islami dalam perayaan Maulid Nabi Muhammad SAW 1448 H di halaman Masjid Gampong Ie Masen Kayee Adang, Banda Aceh, Sabtu (5/9/2026).
Penampilan dari komunitas Sobek ini menjadi salah satu daya tarik utama dalam rangkaian acara keagamaan tersebut, di mana lantunan shalawat menggema penuh khidmat sejak siang hingga sore hari.
Koordinator Sobek, Haikal Khalilullah, mengungkapkan bahwa partisipasi komunitasnya dalam perayaan ini merupakan bentuk nyata upaya melestarikan tradisi beut dan dike yang telah lama menjadi bagian dari khazanah budaya Islam di Tanah Rencong.
Related Stories
Suka dengan Artikel Ini?
Dapatkan lebih banyak cerita menarik dengan berlangganan newsletter kami. Gratis!
Subscribe"Semoga zikir dan shalawat yang kita bacakan dapat menambah rasa kecintaan kita kepada Nabi Muhammad SAW," ujar Haikal Khalilullah sebagaimana dikutip dari laporan media.
Menurut Haikal, pembacaan shalawat dan syair tidak sekadar meramaikan perayaan Maulid Nabi, melainkan juga berfungsi sebagai sarana dakwah untuk merangkul generasi muda agar senantiasa meneladani akhlak mulia Nabi Muhammad SAW.
Selain aksi panggung dari komunitas Sobek, kemeriahan Maulid Nabi di Gampong Ie Masen Kayee Adang juga diwarnai dengan tradisi khanduri warga yang dipusatkan di halaman Masjid An-Nur.
Rangkaian acara peringatan hari besar Islam tersebut kemudian dilanjutkan dengan agenda tausiah keagamaan yang disampaikan oleh Ustaz Umar Ismail serta ditutup dengan penyerahan hadiah bagi para pemenang lomba Musabaqah Tilawatil Quran tingkat gampong.