Kabayan News Kabayan News
/home / teknologi / Megaquake 2025 Bangkitkan Gunung...
TEKNOLOGI

Megaquake 2025 Bangkitkan Gunung Krasheninnikov yang Tidur 500 Tahun

By Tomi Ali 2 min read 5 September 2026
Gunung Krasheninnikov meletus akibat gempa megathrust Kamchatka 2025

Gunung Krasheninnikov meletus akibat gempa megathrust Kamchatka 2025

Gunung Krasheninnikov di Semenanjung Kamchatka, Rusia, tercatat tidak pernah meletus selama hampir lima abad sebelum akhirnya kembali aktif akibat gempa dahsyat. Guncangan bumi berkekuatan magnitudo 8.8 yang terjadi pada 30 Juli 2025 tersebut memicu rangkaian aktivitas vulkanik di kawasan yang dikenal sebagai salah satu wilayah paling aktif secara seismik di dunia.

Berdasarkan penelitian yang dipimpin oleh vulkanolog James Hickey dari University of Exeter, getaran gempa yang berlangsung lama memicu pertumbuhan gelembung gas di dalam dapur magma gunung tersebut. Hal ini membuat sistem magmatik yang sebelumnya tampak stabil menjadi tidak stabil dan akhirnya memicu intrusi magma.

"Guncangan gempa yang berkepanjangan kemungkinan besar memicu pelepasan zat volatil yang bergantung pada waktu, pertumbuhan gelembung, dan pada akhirnya mengganggu kestabilan dapur magma pada sistem yang secara mekanis sudah rentan terhadap kegagalan," demikian penjelasan para peneliti dalam pratinjau riset mereka.

Sebelum gempa terjadi, satelit tidak mendeteksi adanya tanda-tanda peningkatan aktivitas seperti penggembungan tanah atau pelepasan gas sulfur di sekitar gunung. Namun, sekitar 1,5 hingga 2,5 hari pasca gempa, aktivitas seismik lokal mulai terekam dan menunjukkan pergerakan magma vertikal.

Kondisi Kritis Tersembunyi di Balik Status Tidur Panjang

Para peneliti mengungkapkan bahwa letusan ini memperlihatkan fenomena "kondisi kritis tersembunyi" pada gunung berapi yang tampak tenang di permukaan. Selama ratusan tahun masa istirahatnya, magma kaya gas di dalam perut gunung berakumulasi dan menjadi sangat sensitif terhadap gangguan eksternal seperti gelombang seismik.

Meskipun perubahan tekanan konstan akibat gempa tergolong kecil, guncangan dinamis yang berulang berhasil memperbesar gelembung gas di dalam kantong magma. Akibatnya, tekanan internal meningkat drastis hingga memaksa magma menerobos rekahan kerak bumi dan memicu letusan.

Wilayah Kamchatka sendiri berada di atas zona subduksi tempat lempeng Pasifik menyusup di bawah lempeng mikrokulasi Okhotsk, yang secara rutin menciptakan aktivitas vulkanik serta gempa bumi kuat. Dari puluhan gunung berapi yang merasakan guncangan gempa tersebut, hanya sebagian kecil yang merespons secara langsung.

Temuan ini memberikan wawasan baru bagi para ilmuwan bahwa gunung berapi yang tampak tidak aktif dalam jangka waktu lama mungkin menyimpan potensi bahaya tersembunyi. Gempa bumi besar di masa depan dapat menjadi pemicu tak terduga bagi sistem vulkanik yang terlihat stabil dari luar.

Topics
gunung krasheninnikov kamchatka megaquake gempa bumi vulkanologi james hickey rusia sains letusan gunung
Jurnalis Teknologi & Gaya Hidup

Tomi Ali adalah jurnalis yang menggabungkan ketertarikannya pada teknologi dan gaya hidup. Ia mengulas perkembangan teknologi terbaru, inovasi digital, serta tren gaya hidup modern dengan gaya penulisan yang segar dan mudah diakses oleh pembaca awam maupun profesional.