Newcastle United terpaksa melakukan perombakan total pada rencana transfer musim panas menyusul kepergian kapten Bruno Guimaraes ke Arsenal. Mantan penasihat keuangan Manchester City, Stefan Borson, menyebut penjualan gelandang asal Brasil tersebut merupakan satu-satunya transaksi yang tidak direncanakan sebelumnya oleh klub berjuluk The Magpies itu.
Kepergian sang kapten memaksa klub asal Northeast tersebut memutar otak dan menggelontorkan dana hampir 120 juta poundsterling untuk merekrut Nico Gonzalez serta Matias Fernandez-Pardo pada pekan terakhir bursa transfer. Borson menilai langkah mendadak tersebut bersifat oportunis karena Newcastle mampu memanfaatkan perubahan situasi internal di Manchester City.
Manchester City sebelumnya berniat mempertahankan Gonzalez pada awal musim panas sebelum akhirnya melunak dan membuka peluang transfer. Sementara itu, keterlambatan kedatangan Fernandez-Pardo disebut lebih dipengaruhi oleh pihak Lille selaku klub asal sang pemain sebelum akhirnya resmi berlabuh ke St James" Park.
Related Stories
Suka dengan Artikel Ini?
Dapatkan lebih banyak cerita menarik dengan berlangganan newsletter kami. Gratis!
SubscribeBorson menambahkan bahwa suntikan dana besar dari penjualan Guimaraes, Anthony Gordon, serta Sandro Tonali sangat membantu klub dalam mematuhi aturan penyelesaian UEFA. Dana segar tersebut sekaligus dimanfaatkan manajemen untuk membangun ulang kekuatan skuad dengan metode amortisasi biaya pemain selama lima tahun.
Peran Baru Matias Fernandez-Pardo di Newcastle
Matias Fernandez-Pardo diproyeksikan untuk mengisi posisi penyerang tengah oleh pelatih Matthias Jaissle menyusul kepindahan Nick Woltemade ke Juventus dengan status pinjaman. Pemain muda asal Belgia berusia 21 tahun itu sebelumnya lebih sering beroperasi sebagai pemain sayap.
Meskipun berposisi asli di lini sayap, Fernandez-Pardo menunjukkan performa menjanjikan saat dimainkan sebagai penyerang sentral oleh Lille pada paruh kedua musim lalu. Fleksibilitas serta kreativitas tinggi yang dimilikinya menjadi alasan utama pelatih mendatangkan sang pemain ke Liga Inggris.
Penyerang muda berbakat tersebut tercatat menyumbangkan 8 gol serta 6 assist untuk Lille sepanjang musim 2025-2026. Kehadirannya diharapkan mampu memberikan tambahan daya gedor yang signifikan bagi lini serang The Magpies di sisa kompetisi musim ini.
Manajemen klub berharap adaptasi cepat dapat ditunjukkan oleh para pemain baru agar kestabilan tim tetap terjaga di tengah ketatnya persaingan Liga Inggris. Klub juga memastikan akan terus memantau kebutuhan taktis tim menjelang bursa transfer periode berikutnya.