Kabayan News Kabayan News
/home / teknologi / Nissan Gunakan Robot AI Angkut...
TEKNOLOGI

Nissan Gunakan Robot AI Angkut Ribuan Pon, 64 Pekerja Dipindah

By Tomi Ali 3 min read 7 September 2026
Robot otonom bertenaga kecerdasan buatan operasional di pabrik Nissan

Robot otonom bertenaga kecerdasan buatan operasional di pabrik Nissan

Pabrik Nissan di Smyrna, Tennessee mengoperasikan robot otonom berteknologi kecerdasan buatan untuk memindahkan berbagai komponen kendaraan berbobot ribuan pon di lini produksi. Penggunaan teknologi canggih tersebut merupakan bagian dari inisiatif pengurangan biaya terbesar pabrik tahun ini guna mendongkrak efisiensi manufaktur.

"Tentu saja Anda berharap semuanya bekerja sempurna sejak awal, namun kenyataannya tidak demikian," ujar Direktur Senior Manufaktur Nissan JS Bolton, Kamis (4/9).

Robot otonom seluler atau AMR buatan perusahaan OTTO tersebut memanfaatkan teknologi lidar, kamera, serta sensor khusus untuk bernavigasi secara mandiri di area pabrik menghindari pekerja maupun hambatan. Mesin berukuran besar tersebut mampu mengangkut beban hingga 4.190 pon dengan kecepatan sekitar 4,5 mil per jam di area pembuatan bodi kendaraan.

Selain mampu mengisi daya secara mandiri, robot-robot pintar ini dapat saling berkomunikasi dan meminta bantuan mesin lain apabila salah satu unit tertinggal dalam menjalankan tugas pengiriman komponen. Integrasi sistem tersebut memungkinkan penyesuaian pasokan secara real-time mengikuti kondisi operasional selaksa mesin produksi yang sedang aktif.

Nasib 64 Pekerja Forklift Pabrik Nissan Usai Diganti Robot

Penerapan teknologi otomatisasi canggih ini berdampak pada perpindahan peran bagi 64 operator forklift dan tug yang posisinya digantikan oleh armada robot otonom di pabrik perakitan tersebut.

Perubahan besar akibat otomatisasi pabrik membuat 64 operator forklift dan tug harus meninggalkan posisi lama mereka karena diambil alih oleh armada robot cerdas. Meskipun posisi tersebut hilang, pihak manajemen memastikan bahwa para pekerja tetap dipekerjakan di dalam pabrik.

"Para individu ini terus terang tidak akan memiliki peran di posisi lama, tetapi mereka tetap memiliki pekerjaan di sini," jelas Direktur Bodi dan Stamping Tim Slate.

Nissan telah membuka kesempatan bagi para pekerja terdampak untuk melamar posisi lain di berbagai area pabrik, termasuk peran yang lebih terlibat langsung dalam pembuatan kendaraan. Sejumlah pekerja bahkan akan menerima pelatihan khusus untuk menangani peralatan industri dan robot modern.

Reaksi para pekerja sempat beragam ketika pemberitahuan disampaikan empat bulan sebelum masa transisi dimulai karena kekhawatiran kehilangan pekerjaan. Namun, pihak perusahaan menegaskan bahwa posisi baru yang disediakan menawarkan mobilitas ke atas yang lebih baik serta potensi pendapatan menarik.

Langkah efisiensi di pabrik Smyrna ini diharapkan mampu memperkuat posisi kompetitif Nissan dalam upaya pemulihan penjualan secara keseluruhan di kawasan Amerika Serikat.

Topics
nissan robot ai smyrna tennessee otomatisasi pabrik forklift otto teknologi manufaktur
Jurnalis Teknologi & Gaya Hidup

Tomi Ali adalah jurnalis yang menggabungkan ketertarikannya pada teknologi dan gaya hidup. Ia mengulas perkembangan teknologi terbaru, inovasi digital, serta tren gaya hidup modern dengan gaya penulisan yang segar dan mudah diakses oleh pembaca awam maupun profesional.