Anthropic bersiap menuju penawaran umum perdana atau IPO dengan proyeksi angka pendapatan tahunan yang diperkirakan melampaui pencapaian rival utamanya, OpenAI.
Berdasarkan laporan terbaru, annualized revenue Anthropic diproyeksikan bakal menembus angka USD 65 miliar pada tahun ini, sedangkan OpenAI mencatatkan angka di kisaran USD 40 miliar.
Kendati demikian, perbandingan angka penjualan antara dua laboratorium kecerdasan buatan tersebut tidak bisa disamakan begitu saja karena perbedaan metode pencatatan akuntansi.
Related Stories
Suka dengan Artikel Ini?
Dapatkan lebih banyak cerita menarik dengan berlangganan newsletter kami. Gratis!
SubscribeAnthropic mencatatkan nilai penuh dari penjualan produk Claude melalui mitra cloud miliknya, lalu memasukkan bagian potongan mitra tersebut sebagai komponen biaya pengeluaran.
Metode Akuntansi dan Alasan di Balik Selisih Finansial
Sebaliknya, OpenAI memilih hanya mencatatkan bagian bersih atau porsi bagian pendapatan mereka saja dari penjualan yang dilakukan melalui mitra strategis seperti Microsoft.
Profesor akuntansi Rebecca Tushnet menjelaskan bahwa perbedaan perlakuan ini bergantung pada posisi masing-masing perusahaan sebagai prinsipal atau agen dalam sebuah transaksi bisnis.
Anthropic memposisikan diri sebagai prinsipal yang memiliki kendali penuh atas hubungan klien sehingga berhak melaporkan pendapatan kotor secara keseluruhan.
Sementara itu, Lucas Ward selaku CEO Oath menyebut bahwa praktik akuntansi dalam industri teknologi ini sering kali lebih mencerminkan seni ketimbang ilmu pasti yang kaku.
Meski demikian, penyesuaian metode pencatatan dari kotor ke bersih diperkirakan hanya berdampak sekitar 6 hingga 10 persen saja pada laporan keuangan Anthropic.
Investor kini menantikan dokumen pendaftaran IPO Anthropic serta korespondensi dengan SEC guna mengkaji lebih dalam dasar hukum dan transparansi pencatatan pendapatan mereka.