Sebagaimana diwartakan, nama Kate Reid telah lama identik dengan standar presisi tinggi dalam dunia pembuatan croissant melalui karya fenomenalnya di Lune Croissanterie. Mantan insinyur aerodinamika Williams F1 ini dikenal luas karena kepiawaiannya meracik adonan berlapis dengan berbagai varian rasa eksperimental yang memukau para pecinta pastry.
Namun, di balik dedikasinya pada dunia croissant yang kompleks, tersimpan sebuah rahasia kuliner yang jarang diketahui publik. Mengutip laporan media, Kate Reid ternyata memiliki obsesi mendalam terhadap sepotong kue pisang tradisional atau banana bread yang sederhana dengan olesan mentega di sampingnya.
Kecintaan tersebut bermula dari kenangan masa kecil bersama sang ibu yang kerap memanggang kue pisang rumahan. Meski demikian, kecanduan profesionalnya terhadap banana bread baru benar-benar berpuncak pada Desember 2024 ketika ia menginap di Mornington Peninsula untuk merampungkan naskah bukunya.
Related Stories
Suka dengan Artikel Ini?
Dapatkan lebih banyak cerita menarik dengan berlangganan newsletter kami. Gratis!
SubscribeBerdasarkan laporan, saat itu ia tidak sengaja mencicipi sepotong kue pisang yang dibungkus plastik di sebuah deli Italia bernama Cibo di Mount Martha. Perpaduan tekstur luar yang garing akibat proses pemanggangan sempurna serta bagian dalam yang tetap lembap membuatnya jatuh hati seketika.
"Penyidikan kita saat ini adalah tentang bagaimana kue pisang tersebut disajikan dengan pas, tanpa tambahan kacang yang terlalu besar atau hiasan berlebihan," ungkap Kate Reid dalam sebuah sesi wawancara khusus mengenai standar tingginya terhadap camilan tersebut.
Sebagai seorang baker profesional, ia memperlakukan standar pembuatan banana bread dengan tingkat ketelitian yang hampir sama seperti saat ia membuat croissant. Ia secara tegas menghindari tekstur pisang yang menggumpal besar, tambahan kismis, serta taburan gula bubuk yang dianggapnya tidak perlu.
Bagi Kate Reid, ritual menikmati banana bread yang sempurna melibatkan proses pemanasan yang pas, mentega berkualitas yang diletakkan di sisi piring pada suhu ruang, serta secangkir kopi hangat sebagai pendamping setianya setiap pagi.
Kini, selain mengandalkan produk andalan dari Cibo Delicatessen, ia juga memiliki beberapa rekomendasi kafe favorit di kawasan Melbourne seperti Assembly dan Parco. Kegemarannya pada kue pisang ini bahkan sempat membuat para penggemarnya di Instagram berbondong-bondong mengirimkan loyang kue buatan tangan langsung ke gerai Lune.