Nissan Frontier model 2022 mengalami tingkat depresiasi nilai yang bervariasi dengan kisaran penurunan harga mencapai 28 hingga 34 persen setelah empat tahun berada di pasaran. Berdasarkan data riset otomotif terkini hingga September 2026, truk pikap buatan pabrikan Jepang ini menunjukkan catatan penyusutan harga yang menarik untuk dicermati oleh para calon pembeli kendaraan bekas.
Berdasarkan data Kelley Blue Book, varian dasar Nissan Frontier King Cab S penggerak roda belakang yang memiliki harga eceran asli 29.985 dolar AS kini memiliki harga pembelian wajar rata-rata 20.900 dolar AS atau mengalami depresiasi sekitar 30,2 persen. Sementara itu, untuk varian King Cab SV yang dibanderol awal 32.685 dolar AS mencatat penurunan harga hingga hampir menyentuh angka 34 persen dengan harga pasaran 21.600 dolar AS.
Di sisi lain, lembaga analisis CarEdge melaporkan rata-rata harga pasar untuk unit Frontier secara keseluruhan telah turun dari harga pembelian awal 36.099 dolar AS menjadi 26.058 dolar AS. Angka tersebut merepresentasikan tingkat penyusutan nilai aset kendaraan yang berada di kisaran 28 persen dalam kurun waktu empat tahun terakhir.
Related Stories
Suka dengan Artikel Ini?
Dapatkan lebih banyak cerita menarik dengan berlangganan newsletter kami. Gratis!
SubscribeMeskipun angka penjualan Nissan Frontier mampu melampaui beberapa kompetitor di kelas truk menengah, performa nilai jual kembali kendaraan ini masih menjadi bahan evaluasi di kalangan pengamat industri otomotif.
Komparasi Depresiasi Harga Nissan Frontier Lawan Para Pesaing
Performa nilai jual kembali Nissan Frontier masih tertinggal jika dibandingkan dengan para kompetitor utamanya di segmen truk pikap kelas menengah. Toyota Tacoma masih mendominasi pasar dalam hal ketahanan harga dengan catatan tingkat depresiasi yang jauh lebih rendah, yakni berkisar antara 14,4 hingga 18,8 persen untuk model tahun 2022.
Sementara itu, Ford Ranger mencatat tingkat penyusutan nilai yang bervariasi dari 28 persen pada varian trim bawah hingga mencapai 43 persen untuk varian tertinggi seperti trim Lariat dalam periode empat tahun. Di samping itu, duo kembar Chevrolet Colorado dan GMC Canyon mencatatkan angka depresiasi yang relatif stabil di kisaran 25 hingga 32 persen.
Reputasi jangka panjang dari merek produsen serta konsistensi nilai sisa kendaraan terbukti menjadi faktor penentu utama yang membedakan laju penurunan harga di pasar mobil bekas. Faktor-faktor tersebut membuat posisi Nissan Frontier harus bersaing lebih ketat dalam mempertahankan nilai aset para pemiliknya.
Secara keseluruhan, data pasar menunjukkan bahwa jajaran truk pikap Nissan Frontier masih menghadapi tantangan besar terkait tingkat depresiasi harga jika disejajarkan dengan para rival terdekat di segmen kendaraan komersial ringan.