Dunia literasi internasional belakangan ini tengah dihebohkan oleh kehadiran sebuah debut novel berjudul Yesteryear karya penulis sekaligus pembuat siniar Caro Claire Burke. Sebagaimana diwartakan, buku yang mengusung tema kehidupan tradwife atau ibu rumah tangga tradisional ini sukses merajai berbagai daftar buku terlaris di seluruh dunia dan memicu perdebatan sengit di media sosial.
Mengutip laporan dari berbagai media internasional, novel ini berkisah tentang seorang tokoh bernama Natalie yang dikenal sebagai influencer sukses dengan gaya hidup pedesaan yang idyllis. Namun, alur cerita berubah drastis ketika ia tiba-tiba terbangun pada era tahun 1855 tanpa fasilitas modern, di mana ia harus menghadapi kerasnya realitas hidup pada masa lampau serta pernikahan yang penuh tekanan.
Banyak pembaca dan pengamat menilai bahwa karakter Natalie terinspirasi dari fenomena nyata para pembuat konten media sosial yang mengagungkan peran tradisional di rumah. Mengutip ulasan dari pengamat sastra, daya tarik utama buku ini terletak pada bagaimana cerita tersebut menyindir standar kesempurnaan yang sering kali dipamerkan di platform digital.
Related Stories
Suka dengan Artikel Ini?
Dapatkan lebih banyak cerita menarik dengan berlangganan newsletter kami. Gratis!
SubscribeDi tengah pro dan kontra yang membanjiri berbagai platform seperti TikTok dan Instagram, angka penjualan novel ini terus meroket tajam di berbagai negara. Sejumlah kritikus menyebutkan bahwa "Yesteryear" berhasil memantik diskusi mendalam mengenai batas antara citra sempurna di dunia maya dan kenyataan hidup yang sesungguhnya.