Perjalanan darat antarprovinsi lintas Sumatera kini tak lagi identik dengan rasa lelah berkat kehadiran armada bus mewah yang menawarkan kenyamanan setara kabin pesawat terbang. Sebagaimana diwartakan, salah satu layanan premium yang patut dicoba adalah kelas tertinggi dari Perusahaan Otobus atau PO Tunas Antarnusa Muda, yakni Mandenai Class.
Berdasarkan laporan media, rute perjalanan darat dari Kota Medan menuju Pekanbaru yang biasanya memakan waktu belasan jam kini terasa begitu singkat dan memanjakan. Pengalaman eksklusif tersebut direkam dengan apik oleh seorang pembuat konten perjalanan bernama Mas Arkan, yang membagikan momen perjalanannya menaiki armada bus tingkat atau double decker milik PO Tunas Antarnusa Muda.
Berdiri gagah di Terminal Amplas, Medan, bus berbalut bodi Avante buatan Karoseri Tentram dan ditopang sasis Volvo ini menawarkan dua pilihan kelas premium. Penumpang dapat memilih kelas Super Eksekutif dengan harga tiket Rp450.000 atau kelas Sleeper yang dibanderol seharga Rp650.000, di mana keduanya menjanjikan privasi serta kenyamanan tingkat tinggi.
Related Stories
Suka dengan Artikel Ini?
Dapatkan lebih banyak cerita menarik dengan berlangganan newsletter kami. Gratis!
SubscribeMengutip laporan perjalanan tersebut, penumpang di dek atas untuk kelas Super Eksekutif langsung disambut oleh sederet fasilitas mewah seperti ruang penyajian mini atau mini pantry, layar televisi personal, serta kursi berukuran ekstra besar. Kursi tersebut telah dilengkapi penopang kaki ganda, bantal leher, selimut tebal, hingga meja lipat portabel.
"Fasilitasnya sangat lengkap. Di tiap kursi juga sudah tersedia port pengisi daya USB tipe A dan tipe C, jadi sepanjang perjalanan kita tidak akan takut baterai gawai kita habis," ungkap Mas Arkan saat mendeskripsikan fasilitas kursinya.
Tidak sekadar mengandalkan kelengkapan elektronik, PO Tunas Antarnusa Muda juga memperhatikan detail peredaman kabin secara saksama. Bagasi penyimpanan barang di atas kursi didesain khusus dengan penahan atau stopper yang senyap, sehingga tidak menimbulkan bunyi bising ketika ditutup atau saat armada sedang berguncang melintasi jalanan.
Nilai tambah dari perjalanan berdurasi sekitar 13 jam ini terletak pada layanan konsumsinya yang memanjakan penumpang sejak awal keberangkatan. Tepat sebelum bus meninggalkan terminal, para penumpang dijamu dengan pelayanan pariwara premium di mana masing-masing penumpang mendapatkan sekotak nasi beserta sebuah tas jinjing eksklusif bertemakan bus Tunas Antarnusa Muda.
"Luar biasa, kita belum jalan tapi sudah dibagikan kotak nasi dan tas jinjing. Isinya ada enam jenis makanan ringan, dan ini semua sudah termasuk dalam harga tiket kelas Super Eksekutif," tambah Mas Arkan dengan nada takjub melihat kelengkapan bingkisan tersebut.
Memasuki jalan tol dengan kelancaran tanpa hambatan, bus sempat beristirahat di sebuah rumah makan di kawasan Rokan Hilir untuk memberikan waktu sahur bagi para penumpang. Pada akhirnya, armada tiba di Pekanbaru tepat waktu dengan total durasi perjalanan mencapai 13 jam.
Kombinasi antara kelembutan suspensi Volvo dan ergonomisnya kursi kelas Mandenai menjadikan perjalanan panjang malam hari terasa sangat berkesan dan nyaman. Seluruh rasa lelah seakan sirna tergantikan oleh waktu istirahat yang berkualitas di dalam bus.
"Bus ini sangat direkomendasikan dan nyaman sekali karena unitnya sangat baru dan kursinya jumbo. Saat naik ke bus dan duduk, seolah kursinya membisikkan kita untuk ayo istirahat. Perjalanan sama sekali tidak terasa," tutup Mas Arkan memberikan ulasan positif.
Kehadiran Mandenai Class dari PO Tunas Antarnusa Muda pada akhirnya telah menetapkan standar baru dalam ekosistem transportasi darat lintas provinsi. Inovasi ini menjadi jawaban sempurna bagi para pelancong maupun pebisnis yang mendambakan perjalanan darat dengan fasilitas premium.