Sederet kecelakaan maut di berbagai wilayah Amerika Serikat yang melibatkan pengemudi truk imigran gelap telah memicu sorotan tajam terhadap penerbitan izin mengemudi komersial bagi warga non-negara.
Otoritas penegak hukum mencatat beberapa insiden fatal, termasuk kecelakaan di Pennsylvania yang merenggut nyawa seorang petugas kepolisian negara bagian setelah ditabrak oleh truk semi-trailer.
Kasus serupa juga terjadi di Florida, Washington, dan Indiana, di mana pengemudi truk ilegal dituduh menyebabkan kecelakaan fatal yang menewaskan pelatih bola basket, mahasiswa, hingga warga lokal.
Related Stories
Suka dengan Artikel Ini?
Dapatkan lebih banyak cerita menarik dengan berlangganan newsletter kami. Gratis!
SubscribePemerintahan AS melalui Departemen Transportasi merespons situasi ini dengan menutup celah hukum terkait lisensi pengemudi komersial non-domisili dan memperketat aturan kemampuan bahasa Inggris.
Pemerintah Perketat Regulasi dan Evaluasi Standar
Border czar Tom Homan menyatakan bahwa pemerintah telah mencabut lebih dari 28.000 lisensi pengemudi komersial imigran gelap hingga Mei 2026 sebagai bagian dari langkah penindakan tegas.
Banyaknya kasus kecelakaan ini mengungkap kelemahan sistem perizinan di sejumlah negara bagian yang dinilai meloloskan pengemudi tanpa standar kompetensi dan kemampuan bahasa memadai.
Asosiasi pengemudi independen (OOIDA) menilai standar keselamatan industri truk telah menurun selama beberapa dekade terakhir akibat sistem pelatihan kilat yang mengabaikan aspek keselamatan.
Pemerintah federal kini terus meningkatkan pengawasan di jalan raya serta mendorong pengesahan undang-undang baru untuk memperketat persyaratan pengemudi komersial secara permanen.