Praktik tire thumping atau memukul ban truk menggunakan batang besi telah menjadi rutinitas penting yang dilakukan para sopir truk komersial selama puluhan tahun di berbagai area peristirahatan.
Banyak pengemudi berpengalaman mampu memperkirakan tingkat tekanan ban dengan akurasi hingga 5 psi dari total tekanan ideal yang biasanya mencapai 90 hingga 95 psi hanya dengan mendengarkan pantulan bunyi.
Ban yang terisi angin secara pas akan memantulkan bunyi nyaring dan konsisten saat dipukul karena dinding karetnya menahan tekanan udara dengan kuat melawan sabuk baja.
Related Stories
Suka dengan Artikel Ini?
Dapatkan lebih banyak cerita menarik dengan berlangganan newsletter kami. Gratis!
SubscribeSebaliknya, ban yang mengalami kekurangan angin akan meredam benturan sehingga menghasilkan suara yang terdengar lebih tumpul serta pantulan alat pukul yang terasa lemah di tangan pengemudi.
Kelemahan Metode Tradisional dan Teknologi Pengganti
Meskipun praktis, metode pemeriksaan konvensional ini memiliki keterbatasan karena kurang akurat saat cuaca dingin ekstrem atau ketika terjadi penurunan tekanan udara secara perlahan.
Industri logistik modern kini mulai beralih memanfaatkan teknologi canggih seperti Tire Pressure Monitoring Systems atau TPMS untuk memantau kondisi roda secara akurat.
Selain TPMS, terdapat pula sistem automated tire inflation yang mampu menyesuaikan tingkat tekanan angin secara otomatis bahkan ketika truk sedang melaju di jalan raya.
Penerapan teknologi pemantauan modern tersebut terbukti membantu perusahaan armada menghemat biaya bahan bakar serta mengurangi waktu henti akibat kerusakan ban di jalan.