Google meluncurkan alat pembuat dan penyunting gambar terbaru bernama Google Pics bagi para pelanggan Google AI Pro dan Ultra serta sebagian besar pengguna Workspace bisnis.
Berdasarkan analisis Kabayan News, kehadiran aplikasi berbasis model kecerdasan buatan Nano Banana ini sempat memicu ekspektasi tinggi dari pengguna yang mendambakan pembaruan privasi pada Google Photos.
Banyak pihak mengira Google akhirnya merilis fitur enkripsi ujung ke ujung untuk album foto agar privasi pengguna lebih terjaga dari pemindaian sistem.
Related Stories
Suka dengan Artikel Ini?
Dapatkan lebih banyak cerita menarik dengan berlangganan newsletter kami. Gratis!
SubscribeNamun kenyataannya, Google Pics merupakan platform kreatif terintegrasi untuk kebutuhan desain, pembuatan poster, hingga pengelolaan konten media sosial.
Sebagaimana dilaporkan dalam rilis resminya, layanan ini memungkinkan pengguna membuat, menyunting, serta berkolaborasi secara langsung di dalam Google Slides, Docs, dan Drive.
Fitur unggulan seperti segmentasi objek, penerjemahan teks dalam gambar, serta perintah teks langsung membuat proses penyuntingan menjadi lebih presisi tanpa merusak desain asli.
Meskipun menawarkan berbagai kecanggihan fitur kreatif, pencarian pengguna terhadap layanan penyimpanan foto dengan enkripsi penuh di ekosistem Google masih belum terpenuhi.