Sebagaimana diwartakan, kabel listrik yang membentang di atas Sungai Alalak putus total setelah tersangkut dan tertabrak oleh kapal jenis Landing Craft Transport (LCT) pada Jumat, 14 Agustus 2026. Insiden yang terjadi sekitar pukul 11.00 Wita tersebut menghubungkan kawasan Jalan Alalak Tengah, Banjarmasin Utara, Kota Banjarmasin, dengan wilayah Berangas, Kabupaten Barito Kuala.
Berdasarkan laporan di lapangan, hantaman keras dari kapal tersebut tidak hanya memutus kabel utama, tetapi juga membuat tiang listrik di sekitar lokasi ikut tertarik hingga menjadi miring. Kondisi membahayakan ini memaksa pihak berwenang menutup sementara akses jalan di sekitar lokasi demi menjamin keselamatan warga dan para pengguna jalan.
Seorang warga setempat bernama Ashari mengungkapkan bahwa kapal yang diduga menjadi penyebab insiden sempat berhenti sejenak sesaat setelah menabrak jaringan kabel tersebut. Menurut keterangannya, warga sekitar sempat berteriak histeris memperingatkan awak kapal agar menghentikan laju kendaraannya, namun peringatan tersebut tidak diindahkan hingga kabel akhirnya tertarik dan putus.
Related Stories
Suka dengan Artikel Ini?
Dapatkan lebih banyak cerita menarik dengan berlangganan newsletter kami. Gratis!
SubscribeSenada dengan hal tersebut, warga lainnya bernama Mama Ayu menambahkan bahwa kapal LCT tersebut sebenarnya sudah sejak awal dilarang untuk melintas di bawah bentangan kabel jaringan listrik itu. Kendati peringatan keras telah dilayangkan oleh masyarakat sekitar, pengemudi kapal tetap nekat melanjutkan perjalanan hingga memicu kecelakaan yang merugikan publik.
Mengutip keterangan dari pihak berwenang, kapal LCT yang diduga terlibat dalam insiden tersebut kini telah diamankan oleh jajaran Polairud guna menjalani pemeriksaan lebih lanjut. Sementara itu, petugas PLN langsung bergerak cepat melakukan penanganan darurat di lokasi kejadian demi memulihkan jaringan listrik serta mengamankan kawasan terdampak.