Sebagaimana diwartakan oleh Banten Raya, pimpinan DPRD Pandeglang akhirnya menemui massa mahasiswa yang menggelar aksi unjuk rasa di Gedung DPRD Kabupaten Pandeglang pada hari Kamis (3/9/2026). Kedatangan para mahasiswa ini membawa sejumlah tuntutan krusial, termasuk menyoroti dugaan kebocoran Pendapatan Asli Daerah (PAD) serta mendesak evaluasi terhadap berbagai pos anggaran kedewanan dan belanja pegawai.
Menanggapi desakan tersebut, Ketua DPRD Pandeglang Tubagus Agus Khatibul Umam yang didampingi oleh Wakil Ketua DPRD MM Fuhaira Amin dan M Dadi Radjadi menyatakan komitmennya untuk segera merespons aspirasi publik. Berdasarkan laporan, pimpinan dewan berjanji akan menyampaikan persoalan optimalisasi PAD ini langsung kepada bupati dan para kepala dinas terkait agar target pendapatan daerah dapat tercapai secara maksimal.
Lebih lanjut, Ketua DPRD Pandeglang menegaskan bahwa pihaknya siap untuk melakukan pengkajian ulang terhadap anggaran peningkatan kapasitas senilai Rp 1,1 miliar serta tunjangan pejabat yang dinilai kurang mendesak. Menurutnya, langkah penyesuaian anggaran ini dilakukan agar alokasi dana pemerintah daerah dapat lebih diprioritaskan untuk kepentingan masyarakat luas, khususnya perbaikan infrastruktur jalan yang rusak.
Related Stories
Suka dengan Artikel Ini?
Dapatkan lebih banyak cerita menarik dengan berlangganan newsletter kami. Gratis!
SubscribeSenada dengan hal tersebut, Wakil Ketua DPRD Pandeglang MM Fuhaira Amin menambahkan bahwa pihaknya akan serius menindaklanjuti seluruh poin tuntutan mahasiswa. Dikutip dari pernyataan resminya, anggaran peningkatan kapasitas dewan rencananya akan dikaji ulang dan dialihkan dananya guna mendukung percepatan pembangunan jalan di wilayah Pandeglang demi kesejahteraan warga.