Mengutip laporan dari media Joglo Jateng, pembangunan Pembangkit Listrik Tenaga Surya atau PLTS Terapung Gajah Mungkur di Kabupaten Wonogiri, Jawa Tengah, akhirnya resmi dimulai. Sebagaimana diwartakan, groundbreaking proyek energi hijau berkapasitas besar ini dilakukan secara serentak bersama peluncuran Program PLTS 100 GWp oleh Presiden Prabowo Subianto.
Gubernur Jawa Tengah Ahmad Luthfi menyampaikan bahwa proyek strategis ini menelan investasi sekitar Rp1,6 triliun dan diproyeksikan mampu menghasilkan daya sebesar 134 megawatt peak. Saat beroperasi penuh pada akhir 2027 mendatang, pembangkit ramah lingkungan tersebut diperkirakan bisa memenuhi hingga 37 persen kebutuhan listrik tahunan di Kabupaten Wonogiri.
Sementara itu, General Manager PT PLN UID Jawa Tengah Bramantyo Anggun Pambudi menjelaskan bahwa pasokan listrik dari waduk tersebut akan dialirkan melalui jaringan 150 kilovolt menuju Gardu Induk Nguntoronadi. Berdasarkan keterangan resminya, aliran listrik ini nantinya akan langsung terhubung ke dalam sistem interkoneksi Jawa-Madura-Bali.
Related Stories
Suka dengan Artikel Ini?
Dapatkan lebih banyak cerita menarik dengan berlangganan newsletter kami. Gratis!
SubscribeDi sisi lain, Direktur Operasi Pembangkit Gas PT PLN Indonesia Power Daniel Eliawardhana memastikan bahwa seluruh persiapan teknis berjalan lancar sesuai target waktu yang ditetapkan. Pihaknya optimistis proyek berkapasitas ratusan megawatt tersebut dapat selesai dan beroperasi secara optimal pada akhir 2027.
Selain di Wonogiri, pemerintah pusat dan daerah juga mengagendakan pengembangan proyek serupa di sejumlah titik lain seperti Waduk Kedung Ombo dan wilayah kepulauan Karimunjawa. Langkah masif ini merupakan bagian dari komitmen nasional untuk memperkuat kemandirian energi serta mengurangi ketergantungan terhadap bahan bakar fosil.