Berdasarkan laporan Suara Indonesia News, Penjabat (Pj) Bupati Konawe Stanley membeberkan sejumlah capaian penting setelah genap 60 hari memimpin kabupaten tersebut sejak dilantik pada 15 Agustus 2024 lalu oleh Pj Gubernur Sulawesi Tenggara Andap Budhi Revianto.
Dalam keterangannya, Stanley menjelaskan bahwa masa kepemimpinannya difokuskan untuk menjalankan sepuluh program strategis nasional, dengan tiga poin utama yang menjadi prioritas karena memberikan dampak domino yang luas bagi masyarakat.
Mengutip pernyataan Stanley, "Dalam 60 hari kepemimpinan sebagai Pj Bupati Konawe tentunya semua program harus kita laksanakan, artinya tugas pokok kita itu ada sepuluh program strategis yang harus kita laksanakan diantaranya itu penekanan inflasi, penanganan stunting, pengentasan kemiskinan, pertumbuhan ekonomi, dan lainnya."
Related Stories
Suka dengan Artikel Ini?
Dapatkan lebih banyak cerita menarik dengan berlangganan newsletter kami. Gratis!
SubscribeTerkait penanganan stunting, Stanley bersyukur angka prevalensi di wilayahnya menunjukkan tren positif berdasarkan data per 19 Oktober 2024, di mana angka stunting turun dari 4,27 persen pada bulan Agustus menjadi 3,5 persen.
Kendati demikian, ia menegaskan bahwa pihaknya masih memiliki pekerjaan rumah dari sisi evaluasi sasaran populasi yang baru mencapai 85 persen, sehingga masih membutuhkan tambahan target sekitar 10 persen agar sesuai standar yang diharapkan.
Mengenai dinamika ekonomi, Stanley menyoroti fenomena deflasi yang terjadi di berbagai wilayah Indonesia, termasuk di Konawe, yang dipicu oleh melemahnya daya beli masyarakat serta kelebihan stok produksi komoditas seperti cabai, beras, dan minyak.
Sebagaimana diwartakan, kondisi musim kemarau panjang membuat produksi tanaman seperti cabai dan tomat tumbuh subur, namun di sisi lain surplus pasokan ini menyebabkan harga cenderung turun dan berdampak pada pendapatan perkapita yang stagnan.
Stanley menambahkan, "Kalau dari sisi produksi kelebihan ini bisa saja jadi adanya barang produksi dari daerah lain atau provinsi lain yang masuk ke Konawe, sehingga jumlah komoditi itu besar dan hukum pasar berjalan secara alami."
Selain aspek ekonomi dan kesehatan, ia juga menegaskan komitmennya untuk mengawal jalannya pesta demokrasi daerah agar berlangsung secara langsung, umum, bebas, rahasia, jujur, dan adil sesuai dengan ketentuan perundang-undangan yang berlaku.
Demikian laporan mengenai evaluasi kinerja kepemimpinan daerah Konawe yang berkomitmen menjaga stabilitas ekonomi, menekan angka kemiskinan, serta menyukseskan agenda politik nasional di daerah.