Sebagaimana diwartakan oleh Tribun Medan, sebuah momen mengharukan terekam ketika seorang kreator konten bernama Jestham menemui seorang bapak berusia 62 tahun yang sedang termenung di pinggir jalan dengan raut wajah penuh kesedihan.
Berdasarkan laporan media, Jestham yang melihat kondisi sang pengemudi becak sepi penumpang langsung menghampiri dan menawarkan bantuan untuk berbelanja sepuasnya di minimarket terdekat demi meringankan beban hidupnya.
Dalam perjalanan menuju toko, sang bapak menceritakan bahwa ia memiliki tiga orang anak di mana dua di antaranya telah meninggal dunia, menyisakan satu anak yang menjadi tumpuan harapan di usianya yang sudah senja.
Related Stories
Suka dengan Artikel Ini?
Dapatkan lebih banyak cerita menarik dengan berlangganan newsletter kami. Gratis!
SubscribeMengutip laporan media, Jestham memutuskan untuk tidak memberikan batasan waktu belanja mengingat usia sang bapak yang sudah tua, sehingga ia bisa mengambil berbagai kebutuhan pokok penting seperti beras, minyak goreng, hingga mi instan.
Suasana semakin haru ketika tangan sang bapak bergetar hebat saat memasukkan barang-barang belanjaan ke keranjang karena merasa tidak menyangka akan mendapatkan rezeki tak terduga di tengah hari yang sepi.
Di tengah perbincangan, terungkap fakta pilu bahwa sang bapak setiap hari harus bekerja dari subuh hingga malam demi bertahan hidup, serta berjuang melunasi tunggakan uang sekolah agar ijazah anaknya bisa segera diambil.
Mendengar cerita perjuangan seorang ayah yang rela berkorban di usia senja tersebut, Jestham tergerak untuk memberikan bantuan tambahan berupa amplop berisi rezeki guna melunasi tunggakan ijazah sang anak.
Menerima bantuan tersebut, sang bapak tak kuasa menahan air mata dan terus memanjatkan doa tulus agar Jestham senantiasa diberikan kesehatan, umur panjang, serta kelancaran rezeki dalam setiap usahanya.
Kisah inspiratif ini mengajarkan kepada kita semua bahwa kepedulian sosial terhadap sesama dapat menjadi jawaban atas doa-doa panjang yang dipanjatkan oleh orang-orang yang sedang berada dalam kesulitan.