Sebagaimana diwartakan, teka-teki di balik hilangnya dua orang perempuan kakak beradik di Talang Kelapa, Kabupaten Banyuasin, Sumatera Selatan, akhirnya menemui titik terang yang mengejutkan publik. Setelah menghilang tanpa jejak selama lima tahun sejak Oktober 2021 lalu, kedua korban yang masing-masing berinisial RM (18) dan AM (13) justru ditemukan dalam kondisi mengenaskan tinggal kerangka.
Berdasarkan laporan media, penemuan kerangka manusia di dalam sebuah rumah kosong yang terletak di Perumahan Amanah, Kelurahan Keramat Raya, Kecamatan Talang Kelapa, Banyuasin, terjadi pada Minggu (6/9/2026). Peristiwa tersebut sontak menghebohkan warga sekitar dan membuka kembali lembaran misteri yang sempat terkubur sekian lama.
Menurut keterangan pihak kepolisian, penemuan tragis ini bermula ketika seorang warga sedang mencari kayu bakar di sekitar lokasi kejadian. Warga tersebut awalnya menemukan rangka sepeda motor di dalam parit yang kemudian dilaporkan kepada ketua RT setempat dan diteruskan ke kantor polisi.
Related Stories
Suka dengan Artikel Ini?
Dapatkan lebih banyak cerita menarik dengan berlangganan newsletter kami. Gratis!
SubscribeGerak cepat aparat penegak hukum berhasil membuahkan hasil dalam waktu singkat di hari yang sama dengan diringkusnya dua orang pria berinisial RS (27) dan D (25). Keduanya kini telah ditetapkan sebagai tersangka atas dugaan kuat sebagai pelaku pembunuhan berencana terhadap kedua korban.
Kabid Humas Polda Sumsel, Kombes Nandang Mumin Wijaya, menegaskan komitmen institusinya untuk menuntaskan perkara lama ini. "Jajaran Polda Sumsel akan terus mengusut setiap bentuk kejahatan, termasuk perkara yang sudah berlangsung cukup lama. Kami juga mengimbau masyarakat untuk tetap aktif menjaga kamtibmas dan segera melaporkan apabila menemukan hal-hal yang mencurigakan di lingkungan sekitar," ujarnya.
Sementara itu, Tim Forensik RS Bhayangkara Moh Hasan Palembang melalui Kasubbid Yanmed Dokpol Biddokes Polda Sumsel, Yunita, menjelaskan bahwa pihaknya tengah melakukan identifikasi mendalam. "Sampel dari dua tengkorak Mrs X yang kemarin datang dari Banyuasin akan kami kirim ke Laboratorium DNA Pusdokkes Mabes Polri. Sekarang tinggal menunggu sampel pembanding dari keluarga atau kerabatnya untuk memastikan identitas kedua tengkorak ini," ungkapnya.
Dari hasil pemeriksaan awal forensik, karakteristik kerangka tersebut dinilai identik dengan usia kedua korban yang dilaporkan hilang. "Kalau kami lihat dari jumlah giginya, ya masing-masing berusia di atas 18 tahun dan ada yang di bawah 18 tahun," pungkasnya menutup keterangan.